RSS

Senin, 05 April 2010

SSH pada OpenSUSE 10.3 & Sistem Operasi Windows

SSH / Secure shell adalah protocol jaringan yang memperbolehkan komunikasi data antara dua buah network atau lebih dengan menggunakan secure channel. Pada sistem operasi Linux atau UNIX Base dapat menggunakan SSH pada user yang telah terdaftar pada sistem operasi. Dengan kata lain SSH adalah aplikasi pengganti remote login seperti telnet, rsh, dan rlogin, yang jauh lebih aman dikarenakan menggunakan jalur SECURE. Fungsi utama aplikasi ini adalah untuk mengakses mesin secara remote. Bentuk akses remote yang bisa diperoleh adalah akses pada mode teks maupun mode grafis apabila konfigurasinya mengijinkan. Perintah scp pada sistem operasi Linux yang merupakan
anggota keluarga ssh adalah aplikasi pengganti rcp yang aman, keluarga lainnya adalah sftp dapat digunakan sebagai pengganti ftp.

Dengan SSH, komunikasi antara server dan client-client di-enkripsi. Artinya, apabila komunikasi tersebut disadap, penyadap tidak mungkin memahami isinya. Bayangkan seandainya Anda sedang melakukan maintenance server dari kerusakan, tentunya dengan account root yang anda punya anda dapat memperbaki server tersebut dari rumah bahkan sambil mengantar anak pergi berlibur alangkah indahnya pekerjaan sebagai network administrator.

Implementasi SSH yang banyak dipakai saat ini adalah OpenSSH http://www.openssh.org/. Aplikasi ini adalah aplikasi yang telah menjadi default di berbagai distro Linux. Tinggal diinstall saja tanpa Anda harus compile dari source. Saat ini telah dikembangkan SSH versi 2 yang menyediakan mekanisme enkripsi yang lebih baik dari versi sebelumnya.

Installasi pada sistem operasi OpenSUSE 10.3
1. Buka terminal / console, login sebgai super user
2. Ketikan yast2 dan pada menu yast2 pilih software managemnet, dan ketikan SSH pada colom
search seperti gambar berikut



Konfigurasi SSH Server.
Konfigurasi SSH server terdapat pada folder /etc/ssh sedangkan file configurasinya sshd_config sedangkan untuk konfigurasi SSH Client terdapat pada folder yang sama dengan file configurasi ssh_config. Berikut terlampir file sshd_config.
Konfigurasi SSH server hanya perlu menambahkan PermitRootLogin yes pada bagian Authentication hal ini dimaksud agar root dapat masuk dengan menggunakan SSH. Proses selanjutnya restart SSH
server dengan cara
1. # service sshd restart. atau
2. # /etc/init.d/sshd restart.



SSH Client

Pada saat ini terdapat banyak software SSH client yang telah digunakan diantaranya
● freeSSH
● lsh
● puTTY digunakan pada sistem operasi Windows
● mSSH digunakan pada sistem operasi Windows
● WinSCP digunakan pada sistem operasi Windows
● Fugu digunakan pada sistem operasi Macintosh
● MacSSH digunakan pada sistem operasi Macintosh
● CyberDuck digunakan pada sistem operasi Macintosh dan masih banyak yang lain nya



sumber : http://bonni.opensuse-id.org/2008/09/07/ssh-pada-opensuse-103-sistem-operasi-windows/

0 comments:

Poskan Komentar

Amazon Contextual Product Ads

Adbrite

Your Ad Here

Budi Luhur Roxy